Minggu, 18 Oktober 2015



Hello !

Senang bertemu kamu lagi, langitku! Maaf begitu lama menghilang, aku datang kesini lagi hanya ingin memperkenalkan seseorang yang kini sedang menabur benih mawar merah di kebun rumahku. Aku bingung menyebutnya apa, tapi dia adalah rangkuman dari seluruh ucap doaku dipagi hari, dan obat untuk rintih perihku di malam sunyi. Dulu memang aku sempat memimpikan membuat sebentuk pelangi bersama sang bagaskara -yang sekarang entah dimana- di kanvas raksasa nan indah, yaitu kamu, langitku. Tapi malah badai besar yang ia berikan dan langitku begitu gelap dan sunyi seperti ladang kematian.

Kini bagaskara itu datang lagi, tapi dengan wujud yang berbeda.

Bukan, bukan yang dulu mengecewakanku dengan skandal perselingkuhannya dengan laut-laut di bumi, kini tahta galaksi mu sudah berganti. Kita sebut saja sosok ini mentari. Dia mentariku.

Mentariku jauh lebih hangat, lebih penuh rasa cinta, tidak seperti bagaskara. Dia yang menguasai kerajaan ini sekarang, dia yang bertugas begitu lihai tau kapan menyejukkan tau kapan menghangatkan. Dia begitu menjiwai setiap langkah yang dia tapakkan untuk menghampiriku. Setiap derapnya yang menggemparkan hati tak pernah bisa membuat bosan. Seluruh bintang pun memujanya setulus hati.

Langit, aku meminta ijin padamu untuk membiarkan dia tinggal dan akan kubagi setiap hari kehangatannya untukmu langitku. Buatlah dia selalu bahagia dengan tugasnya, dan bantulah kami menyusuri tiap langkah menuju keabadian yang sesungguhnya. Aku tahu ini bukanlah kuasamu, tapi tolong aku sampaikan pada-Nya.

Aku tidak bisa begitu egois untuk meminta dia , Mentariku , untuk menghangatkan hidupku selamanya. Tapi dengan segenap hati, aku ingin bilang bahwa aku benar-benar menikmati hangat sinarnya. Aku tak percaya sekarang aku begitu mudahnya dibuat bahagia.

Terimakasih untuk semua waktu yang selalu engkau berikan langitku, jangan lupa sampaikan doa ku
kepada-Nya. dan, sampaikan juga segenap salamku untuk mentariku.

Senang melihatmu begitu cerah.



Dariku,

Lazuardi



Tidak ada komentar:

Posting Komentar