Aku adalah sebongkah besi
Kokoh menuntut keabadian
Sepi sendiri dan kesepian
Hanya ada aku dan tetes hujan
Aku adalah sebongkah besi
Adakan sedetik waktumu temani aku?
Menggigil sendirian aku benci
Aku butuh pijar sinarmu
Kerlingan cintamu di tirai air
Akankah kau menyadarinya?
Pesona kilaumu di tetes embun
Apakah kau melihatnya?
Sebongkah besi mengagumimu
Akankah kau perdulikannya?
Aku masih tetap disini
Dihujami rintik hujan
Pun aku tak peduli
Karena aku ingin terus memujamu
Seperti embun memuja pagi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar