Hari yang lain, masih gadis yang sama, masih tempat yang sama, juga
masih renungan yang sama. Sesungguhnya ia berharap keindahan itu akan tinggal
lebih lama...
-Sepatah kata tentang berkas sinar harapan
itu, dari gadis rapuh dibalik embun pagi
Persinggahannya
Ketika cahaya keemasan
berpendar
dari celah-celah dedaunan
Dan lalu menembus tirai
air di pegunungan
Lalu kembali lagi ke
langit
Terlukis dari prisma air
itu
Cahaya berbagai warna di
wajahnya
Menghipnotis pasang pasang
mata yang mempelajarinya
Seakan membingkai bumi
dengan senyumannya
Mengagumkan!
Tapi jangan tertipu,
Jangan harap langit akan
seperti ini selamanya
Keindahan sesaat
Manipulatif
Benar memang, bintang
paling terang itu cepat mati
Pantulan cahaya indah itu
memudar seketika
Langit menyepi, lalu mulai
menggelap
Sekumpulan kapas kehitaman
bergumul di langit
Kapas-kapas itu makin
mengeruh
Menimbulkan gemuruh
Dan saling beradu
Menimbulkan kilatan
kilatan putih super cepat diantaranya
Lalu pecah dan
menghancurkan diri
Dia marah
Hujan turun lagi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar