Kamis, 09 Mei 2013

Puisi Tentang Aku dan Langit part.1









Seorang gadis termenung menatap langit..tak perduli rintik hujan terus menghujam wajahnya. Ia mengambil pena dan secarik kertas, mulai menuliskan sesuatu.. merangkai kata demi kata curahan hatinya. Melipat kertas itu menjadi sebentuk kapal mainan.
Dan lalu menerbangkannya….  
         
Sepucuk surat untuk Lazuardi, dari gadis lemah dibawah lembayungmu.


Menunggu Matahari

Raja langit marah lagi
Awan-awan pun menangis
Angin berlari ketakutan
Aku terdiam di bawah selimut lara
Menggigil sendirian

Tapi aku ingin tetap disini
Mencicipi sedikit saja air mata sang awan
Menangis bersamanya
Sehingga hatiku tenang

Hai Raja Langit!
Aku tahu apa yang meracau pikiranmu
Surya
Iya, Surya

Kita menunggu sosok yang sama
Sehingga ketika dia datang
Dan menghangatkanmu lagi
Nampak lengkungan gradasi warna indah di wajahmu
Sehingga kau tersenyum

Dan akupun ikut tersenyum

Tidak ada komentar:

Posting Komentar